Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bupati Natuna Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer ke-Desa Pasal 7 ayat (2) dan Pasal 9 segera menyampaikan Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDesa TA. 2016 dan Laporan Dana Desa tahap II TA. 2016 paling lambat tanggal 20 Februari 2017 yang akan digunakan dalam rangka penyusunan Laporan Konsolidasi Dana Desa untuk penyaluran Dana Desa TA. 2017

Sistem Informasi Keuangan Daerah Kabupaten Natuna Dalam Menuju Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang Bersih (Clean Govermance) Bagian Kedua : iNFIS Perencanaan (ePlanning)

Melanjuti tulisan bagian pertama tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) di Kabupaten Natuna, maka pada kesempatan kali ini akan dibahas dan dijelaskan satu persatu sistem yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. Untuk diketahui, pengelolaan aplikasi di Kabupaten Natuna diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2016 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah. Aplikasi yang digunakan lebih dikenal dengan iNFIS (Integrated Natuna Financial Information System) atau Sistem Informasi Keuangan Natuna Terintegrasi, merupakan sistem aplikasi yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna untuk pengelolaan keuangan daerah secara mandiri, dengan tujuan :

 Memudahkan pengelolaan keuangan daerah, terutama dari sisi proses bisnis dan kepatuhan akan peraturan perundang-undangan terkait;
 Meminimalisir kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah yang diakibatkan oleh minimnya atau belum meratanya kemampuan SDM pada SKPD-SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mengelola keuangan daerah;
 Menyajikan data laporan keuangan secara cepat, tepat, efektif, dan efisien;
 Menciptakan pengelolaan keuangan daerah yang bersih, akuntabel, jelas, dan transparan.

Aplikasi ini merupakan inovasi yang dibangun oleh SDM Natuna sendiri sebagai wujud pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. Pembangunan aplikasi ini berdasarkan kebutuhan daerah dan mengikuti perubahan regulasi secara berkala. Aplikasi ini bertujuan untuk menciptakan para pegawai untuk lebih inovatif dan menghindari ketergantungan dengan pihak ketiga sehingga kinerja lebih optimal. Aplikasi iNFIS mulai dibangun pada tahun 2012 dan terdiri dari beberapa aplikasi dengan database terintegrasi, sehingga konsistensi data dan akurasi laporan lebih akuntabel, serta efektifitas dan efisiensi SDM maupun waktu lebih dapat dioptimalkan. Aplikasi iNFIS dikembangkan dengan beberapa modul seperti iNFIS Perencanaan, iNFIS Penganggaran, iNFIS Perbendaharaan, iNFIS Pelaporan, iNFIS Barang Milik Daerah, iNFIS MONEV, iNFIS TEPRA dan iNFIS SAKIP serta akan terus dilakukan pengembangan sesuai dengan kebutuhan dalam rangka menunjang kinerja Pemerintah Daerah.

Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Natuna membuat sistem yang terintegrasi ? dan melibatkan tugas lintas sektoral ? Hal ini kami lakukan berdasarkan pertimbangan bahwa wujud dari pengelolaan keuangan daerah yaitu meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan (penatausahaan), pelaporan, monitoring dan evaluasi secara elektronik. Aplikasi tersebut dibuat berdasarkan pemisahan tupoksi namun menggunakan database terintegrasi sehingga tidak perlu dilakukan pekerjaan manual yang memerlukan SDM dan waktu yang banyak. Pembangunan aplikasi ini adalah bagian dari reformasi sistem manajemen daerah (financial management reform), dan menitikberatkan dari seluruh proses pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara e-planning, e-budgeting, executing dan e-monitoring sehingga akan terwujud pengelolaan keuangan daerah dengan akuntabilitas yang lebih baik lagi. Aplikasi iNFIS menggunakan SQL Server sebagai databasenya, bersifat Client-Server, berjalan di jaringan Local Area Network (LAN) serta Support Web. Untuk tahun 2018 kami akan segera migrasikan aplikasi tersebut berbasis web bersamaan dimulainya pembangunan infrastruktur Palapa Ring.

Selanjutnya akan dibahas dan dijelaskan aplikasi yang telah dibangun di Kabupaten Natuna yang terintegrasi antara satu aplikasi dengan aplikasi yang lainnya. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang aplikasi dari sisi perencanaan yang lebih kami kenal dengan iNFIS Perencanaan (e-Planning). iNFIS Perencanaan adalah aplikasi yang dibangun untuk membantu proses perencanaan pembangunan daerah seperti RPJMD, Renstra SKPD, Renja RKPD, Renja SKPD yang terintegrasi dengan Musrenbang Desa, Kelurahan, Kecamatan, Pokok-pokok pikiran DPRD dan Kabupaten. Pembangunan aplikasi ini kami libatkan seluruh stakeholder karena mereka sebagai user, sehingga dalam pelaksanaannya dapat mengakomodir kebutuhan dari pengguna aplikasi tersebut. Di samping itu juga, iNFIS Perencanaan (e-Planning) dari awal pembangunan sistem memperhatikan regulasi-regulasi serta kebutuhan-kebutuhan akhir dari seluruh stakeholder.

Output yagn dihasilkan dari aplikasi ini terdiri dari :

 Misi Kepala Daerah;
 Tujuan;
 Sasaran;
 Indikator Sasaran;
 RPJMD;
 Rancangan Renja Awal;
 Rancangan Awal RKPD;
 Musrenbang Desa/Kelurahan;
 Musrenbang Kecamatan;
 Forum SKPD;
 Pokir;
 Musrenbang Kabupaten;
 RKPD dan Perubahan RKPD;
 Kontrol Pagu RKPD;
 Rekap IKU;
 Indikator Program dan Kegiatan yang menjadi acuan dalam penyusunan KUA/KUPA, PPAS/PPAS-P, RKA/PRKA dan DPA/DPPA di aplikasi iNFIS Anggaran;
 Data target yang menjadi acuan dalam penghitungan LAKIP SKPD dannLAKIP Kabupaten pada aplikasi iNFIS LAKIP.

Integrasi iNFIS Perencanaan yang dibangun diintegrasikan dengan iNFIS Pokir, iNFIS Penganggaran, iNFIS SAKIP, iNFIS BMD dan iNFIS Monev. Disamping itu, kami juga membuat daskboard sebagai kontrol dari sisi perencanaan seperti pagu Per Kecamatan, Desa, Alokasi Pendidikan, Alokasi Kesehatan, Belanja Infrastruktur dan lain sebagainya. Sehingga informasi yang disajikan memberikan kemudahan untuk mengambil keputusan dalam proses menentukan kebijakan….to be continue…