Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bupati Natuna Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer ke-Desa Pasal 7 ayat (2) dan Pasal 9 segera menyampaikan Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDesa TA. 2016 dan Laporan Dana Desa tahap II TA. 2016 paling lambat tanggal 20 Februari 2017 yang akan digunakan dalam rangka penyusunan Laporan Konsolidasi Dana Desa untuk penyaluran Dana Desa TA. 2017

Aparatur Desa Kelanga Kabupaten Natuna Tak Mengeluh Meski Belum Bergaji

Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 lambat dikucurkan, akibatnya gaji Kepala Desa (Kades) beserta aparatur Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL), Kabupaten Natuna mengalami keterlambatan pembayaran gaji selama tiga (3) bulan.

Namun meski demikian, pihaknya mengaku tetap semangat bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat Kelanga dengan prima.

Dikatakan Musalim, selain gajinya beserta staf atau perangkat, yang meliputi gaji Kades, Sekdes, Staf Kantor, RT, RW maupun BPD, biaya operasional kantor juga menjadi masalah dalam penyelenggaraan Pemerintahan ditingkat desa.

Untuk mensiasati hal tersebut, pihaknya harus rela berhutang kepada pihak lain, seperti halnya meminjam kepada toko yang bisa dijadikan sandaran untuk mencukupi peralatan kantor.

“Hutang dulu sama orang dan di toko terdekat, seperti beli ATK (Alat Tulis Kantor-red), belanja makan minum kantor, serta pulsa listrik untuk kantor. Nanti kalau dananya udah ada, baru kita bayarkan,” katanya.

Musalim menambahkan, kejadian serupa tidak hanya terjadi di tahun ini saja, namun ditahun-tahun sebelumnya juga pernah terjadi.

“Tahun kemarin (2016) 4 bulan kami tak gajian. Tahun-tahun sebelumnya juga pernah, jadi hal ini sudah sering kami alami,” pungkas Musalim.

Sementara itu, keterlambatan pencairan dana untuk desa yang ada di Natuna memang kerap terjadi. Hal inipu. dibenarkan oleh Kabid Anggaran BPKPAD Natuna, Suryanto, dikantornya beberapa waktu lalu. (Afrizal)

Sumber