Sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bupati Natuna Nomor 21 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Transfer ke-Desa Pasal 7 ayat (2) dan Pasal 9 segera menyampaikan Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDesa TA. 2016 dan Laporan Dana Desa tahap II TA. 2016 paling lambat tanggal 20 Februari 2017 yang akan digunakan dalam rangka penyusunan Laporan Konsolidasi Dana Desa untuk penyaluran Dana Desa TA. 2017

Realisasi DBH Migas 2008

Pada tahun 2008 alokasi berdasarkan PMK 216/PMK.07/2007 untuk DBH Minyak Bumi dialokasikan sebesar Rp273.320.122.000 sedangkan DBH Gas Bumi sebesar Rp47.140.129.000 total keseluruhan sebesar Rp.320.460.251.000 dan direvisi dengan PMK 176/PMK.07/2008 dengan rincian alokasi DBH Minyak Bumi sebesar Rp683.183.718.000 dan alokasi Gas Bumi sebesar Rp89.866.874.000 sehingga totalnya Rp773.050.592.000 sedangkan realisasinya adalah DBH Minyak Bumi sebesar Rp975.148.359.509 dan DBH Gas Bumi sebesar Rp542.664.963.105 totalnya sebesar Rp.1.517.813.322.614, sementara itu penyaluran tahun 2008 sebesar Rp773.050.592.000 dengan rincian DBH Minyak Bumi sebesar Rp470.999.364.033 dan DBH Gas Bumi sebesar Rp302.664.963.105 sehingga terdapat kurang salur sebesar Rp744.762.730.614 dengan rincian DBH Minyak Bumi sebesar Rp504.148.995.476 dan DBH Gas Bumi sebesar Rp240.613.735.138.

Penyaluran kurang salur DBH MInyak Bumi dan Gas Bumi dilakukan secara bertahap yang disalurkan dengan PMK 136/PMK.07/2009 yang dulu dikenal dengan Dana Cadangan disalurkan tahun 2009 dengan rincian DBH Minyak Bumi dengan rincian Rp64.217.451.360, DBH Gas Bumi sebesar Rp91.343.262.436 dan totalnya sebesar Rp155.560.713.796 sedangkan untuk tunda salur disalurkan  tahun 2009 berdasarkan PMK 164/PMK.07/2009 dengan rincian DBH MInyak Bumi sebesar Rp81.798.358.063, DBH Gas Bumi sebesar Rp29.476.610.706 totalnya menjadi Rp111.274.968.769 dan sisanya disalurkan di tahun 2010 dengan PMK 121/PMK.07/2010 dengan rinciannya sebesar DBH Gas Bumi sebesar Rp250.632.711.274, DBH Gas Bumi sebesar Rp90.317.251.290 sehingga totalnya Rp340.949.962.564, kemudian disalurkan tahun 2011 dengan menggunakan PMK 05/PMK.07/2011 sebesar Rp111.274.968.769 dengan rincian DBH Gas Bumi sebesar Rp81.798.358.063 dan Gas Bumi sebesar Rp29.476.610.706 dan selisih DBH Minyak Bumi sebesar Rp25.702.116.716 tidak disalurkan karena lebih salur tahun 2006.

Berikut akan di paparkan realisasi Dana Bagi Hasil Minyak Bumi dan Dana Bagi Hasil Gas Bumi sebagai berikut :

  1. REALISASI DBH MINYAK BUM

 

  1. REALISASI DBH GAS BUMI

******